Konsistenlah
Ditulis oleh pemudadayak di/pada Agustus 6, 2008
Orang membenci ketidakkonsi
stenan. Bila Anda Konsisten dalam menangani berbagai situasi dan tidak pilih kasih, dengan sendirinya orang akan menghargai anda.
Kendati demikian, seperti yang sudah menjadi sifat manusia, lebih gampang bicara daripada bertindak. Wajar bila Anda condong pada beberapa orang saja yang menyumg bangkan pendapatan yang besar, sehaingga gampang bagi kita untuk lebih menyukai mereka atau memberikan perhatian yang lebih besar. Tetapi ini menciptakan situasi yang sangat berbahaya. Anda harus mempertahankan konsistensi untuk membangun perusahaan yang bagus.
Dalam jangka pendek, situasi seperti ini akan memakan biaya. Para pencapai prestasi terbaik memiliki kecenderungan alami untuk mengigginkan atau bahkan mengharapkan sedikit perlakuan berbeda dan perhatian yang lebih besar. Tetapi hal ini dapat menjadi jebakan yang membuat banyak orang terjerumus. Seperti halnya orang tua di sebuah keluarga, kita perlu sekali mamastikan bahwa semua tim Anda merasakan konsistensi di tingkat atas.







Frans Lobo Anderson berkata
Artikel pendek itu menginspirasi banyak orang untuk lebih setia. Tetapi sistem yang kurang baik memberikan kondisi persaingan yang tidak sehat. Akhirnya memberi efek pada perasaan kurang puas, kurang dihargai dan ditinggalkan pada induvidu-individu yang ada di dalamnya. Tulisan anda mengigatkan saya pada pikiran sahabat tentang “Paradoks Kebenaran Garis Lurus” yang hanya menjadi stimulan konsistensi tetapi mematikan kreatifitas……. Teruskan perjuangan……
BLOGGER KALTENG berkata
Numpang mampir neh di Blog Pemuda Dayak
Salam Kenal…